Limbah Susu Kedelai Jadi Pakan Ternak

ImageMedanBisnis – Medan. Limbah dari susu kedelai ternyata bisa dijadikan sebagai pakan ternak. Permintaannya pun cukup tinggi. Sayangnya, hingga kini belum banyak yang melirik peluang tersebut.

Swaldi, yang memproduksi susu kedelai dalam bentuk bubuk kepada MedanBisnis, Kamis (7/3) di Medan, mengatakan, awalnya dirinya bingung untuk memasarkan limbah susu kedelai yang dibuatnya. Apalagi jumlahnya juga cukup banyak.

Dia menyadari, limbah tersebut masih memiliki nilai ekonomi sebagai pakan ternak. Namun, akses untuk memasarkan limbah tersebut baru dilakukan sejak enam bulan terakhir.

“Sekarang sudah banyak yang menampung bahkan saya kesulitan memenuhi permintaan yang saat ini cukup tinggi,” kata Swaldi seraya menambahkan setiap minggunya produksi susu kedelai dalam bentuk bubuk yang dipasarkannya berkisar 100 kg.

Jumlah ini, sambungnya, karena terbatasnya modal yang dimilikinya. Dari jumlah tersebut, dihasillkan 20 hingga 22 kg limbah yang kemudian dipasarkan dengan harga jual Rp 3.500  per kg.

Dikatakannya, pemasaran pakan ternak dari limbah susu kedelai tersebut antara lain Binjai, Langkat dan Serdang Bedagai. “Limbah ini cocok untuk pakan ternak kambing dan sapi. Limbah ini juga memiliki kadar air di bawah 5%, sehingga bisa bertahan hingga berbulan-bulan,” lanjutnya.

Disebutkannya, peluang limbah susu kedelai ini masih terbuka luas, namun harus dalam keadaan kering. “Jika tidak dikeringkanlebih dulu, akan cepat basi dan tidak bisa dimakan ternak,”katanya.

Dia berharap, gubernur terpilih nantinya bisa memberikan perhatikan bagi para pelaku UKM terutama dari sisi permodalan yang kerap menjadi masalah. Karena dengan modal yang terbatas, menyebabkan produktifitas serta pemasaran juga menjadi rendah. “Kita harapkan ada pemerataan peningkatan perekonomian masyarakat ekonomi tingkat bawah, seperti petani, nelayan, pelaku UKM terutama dalam mengakses permodalan,” ujarnya.

Seorang pemilik usaha susu kedelai Al Maidani, Syarifah Hanum Rangkuti, menyebutkan limbah susu tersebut masih dijadikan pupuk dan sebagian dibuang begitu saja.“Kebanyakan masih kita buang ke tempat sampah dan sebagian kecil saja dijadikan pupuk karena tidak tahu kemana pemasarannya. Makanya kami sekarang mencari patner untuk mengolah limbah kedelai ini,” katanya.

sumber : http://agro.kemenperin.go.id/1554-Limbah-Susu-Kedelai-Jadi-Pakan-Ternak

This entry was posted in Umum and tagged , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s